Tim Mahasiswi Pendidikan Matematika Universitas Ahmad Dahlan Raih Juara 2 Lomba Esai Gebyar Matematika 2025
Yogyakarta, 30 Agustus 2025. Tim mahasiswi Program Studi Pendidikan Matematika (Prodi PMat) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) meraih Juara 2 dalam Lomba Esai Gebyar Matematika 2025. Lomba ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Pendidikan Matematika (HIMAPTIKA) FKIP Universitas Lambung Mangkurat.
Tim mahasiswi PMat UAD yang terdiri dari Novia Ahlul Janah dan Qurotul Aeni menulis esai berjudul “Eksplorasi Etnomatematika pada Museum Kotagede sebagai Sumber Belajar Matematika di Sekolah SMP.” Esai ini mengangkat potensi Museum Kotagede sebagai sarana belajar matematika melalui pendekatan etnomatematika.
baca selengkapnya: Muhammad Adriansyah, Raih Juara 1 Gadjah Mada Basketball Competition 2025
Tentang Gebyar Matematika
Gebyar Matematika merupakan ajang kompetisi matematika oleh Himpunan Mahasiswa Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat. Tujuan dari penyelenggaraan Gebyar Matematika adalah untuk meningkatkan kemampuan akademik serta menggali potensi diri peserta di bidang matematika. Oleh karena itu, melalui berbagai aktivitas yang edukatif dan komunikatif, kegiatan ini dapat memotivasi partisipan untuk lebih berprestasi dan menumbuhkan minat mereka dalam mengeksplorasi dunia matematika secara lebih mendalam. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengembangkan wawasan, pola pikir, dan kemampuan berpikir kritis peserta, baik di jenjang sekolah maupun perguruan tinggi. Pada tahun 2025 ini, Gebyar Matematika mengangkat tema “SIGMA : Sinergi Inovatif Menuju Generasi Matematika yang Adaptif”.
Kesan dan Pesan
Kami sangat senang bisa meraih juara dalam lomba esai ini. Walaupun lomba dilaksanakan secara daring, lomba ini tetap memberikan pengalaman berharga, terutama dalam melatih kedisiplinan, manajemen waktu, dan kesiapan menghadapi tantangan baru. Lomba esai ini juga memberi kesempatan untuk belajar menulis sekaligus menjalin pertemanan dengan peserta dari berbagai daerah, ujar Novia sebagai Ketua tim
Novia berpesan kepada mahasiswa PMat UAD untuk terus berkarya. Jangan pernah takut untuk mencoba dan selalu Percaya bahwa usaha sungguh-sungguh tidak akan mengkhianati hasil.
Kemenangan ini menunjukkan pentingnya menggabungkan matematika dengan budaya lokal. Oleh karena itu, mereka ingin menciptakan metode pembelajaran yang menarik dan relevan bagi siswa. Karya mereka mendapatkan apresiasi karena menyajikan perspektif baru dalam mengintegrasikan matematika dengan kearifan lokal. (H. Bintang Wafi)