Dosen Pendidikan Matematika UAD Raih Hibah Internasional untuk Mengikuti International Congress of Mathematicians (ICM) 2026 di Amerika Serikat
Yogyakarta – Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali mencatat prestasi internasional. Dua dosennya berhasil meraih hibah untuk mengikuti International Congress of Mathematicians (ICM) 2026 di Amerika Serikat. Kedua dosen tersebut ialah Dr. Puguh Wahyu Prasetyo, M.Sc. dan Dr. Dian Ariesta Yuwaningsih, M.Sc. ICM 2026 berlangsung di Philadelphia, Pennsylvania, pada 23–30 Juli 2026.
International Mathematical Union (IMU) bekerja sama dengan Simons Foundation menyelenggarakan program hibah internasional. Program ini mendukung keikutsertaan Dr. Puguh Wahyu Prasetyo dan Dr. Dian Ariesta Yuwaningsih dalam ICM 2026. Selain itu, program tersebut membantu matematikawan dari berbagai negara. Tujuannya ialah memperluas kolaborasi riset dan pertukaran pengetahuan.
ICM 2026, Forum Matematika Paling Bergengsi di Dunia
International Mathematical Union (IMU) menggelar International Congress of Mathematicians (ICM) setiap empat tahun sekali. Konferensi ini menjadi forum matematika paling bergengsi di dunia. ICM mempertemukan matematikawan dari berbagai negara. Mereka mempresentasikan hasil penelitian terbaru. Mereka juga membahas perkembangan ilmu matematika dan membangun kolaborasi internasional.
IMU membuka ICM 2026 dengan menganugerahkan Fields Medal. Penghargaan ini merupakan penghargaan tertinggi di bidang matematika. Banyak kalangan menjulukinya sebagai Nobel Prize of Mathematics. Pada ICM 2026, IMU menganugerahkan Fields Medal kepada empat matematikawan dunia. Mereka adalah Yu Deng, John Pardon, Jacob Tsimerman, dan Hong Wang. Keempatnya menerima penghargaan atas kontribusi besar terhadap perkembangan matematika modern.
Dosen Pendidikan Matematika UAD Presentasikan Riset pada ICM 2026

Dr. Dian Ariesta Yuwaningsih, M.Sc., dosen Program Studi Pendidikan Matematika FKIP UAD, turut memperoleh hibah internasional dan akan mempresentasikan hasil penelitian pada sesi Short Communications ICM 2026.
Selain mengikuti plenary lectures, invited lectures, dan scientific sessions, kedua dosen juga akan mempresentasikan hasil penelitian. Mereka akan tampil pada sesi Short Communications bidang aljabar. Kesempatan ini memperkenalkan hasil riset Universitas Ahmad Dahlan kepada komunitas matematika dunia. Kegiatan tersebut juga membuka peluang kolaborasi penelitian dengan akademisi dari berbagai negara.
Ketua Program Studi Pendidikan Matematika UAD, Dr. Puguh Wahyu Prasetyo, M.Sc., menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam ICM 2026 menjadi langkah strategis. Menurutnya, kegiatan tersebut memperkuat internasionalisasi Program Studi Pendidikan Matematika UAD.
“ICM merupakan forum tertinggi bagi komunitas matematika dunia. Kesempatan untuk hadir, berdiskusi, dan mempresentasikan hasil penelitian bersama para matematikawan internasional merupakan pengalaman akademik yang sangat berharga. Kami berharap partisipasi ini dapat memperluas jejaring kolaborasi internasional sekaligus meningkatkan kualitas riset dan reputasi Universitas Ahmad Dahlan di tingkat global.”
Perkuat Reputasi Internasional Pendidikan Matematika UAD
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa dosen Pendidikan Matematika UAD mampu bersaing di tingkat global. Melalui partisipasi dalam ICM 2026, mereka memperkuat jejaring akademik internasional. Mereka juga mendorong pengembangan penelitian dan inovasi pembelajaran. Selain itu, mereka berkontribusi pada kemajuan matematika dan pendidikan matematika di Indonesia.
Prestasi ini menegaskan komitmen Universitas Ahmad Dahlan terhadap riset dan internasionalisasi. UAD juga terus memperluas kolaborasi global. Upaya tersebut diharapkan menghasilkan karya ilmiah yang berdampak bagi masyarakat dan dunia pendidikan.


Seminar Pembelajaran Mendalam
