Ini Tips SMPN 1 Kota Magelang Raih Nilai UN Tertinggi Nasional

Menduduki
peringkat pertama nasional dalam perolehan nilai
hasil ujian nasional (UN) 2013/2013 menjadi
kebanggaan tersendiri bagi SMP Negeri 1 Kota
Magelang, Jawa Tengah. Sebab, prestasi ini
adalah yang pertama kali dicapai dalam
sepanjang sejarah.
“Pada tahun ajaran ini sekolah kami mampu
mencapai nilai rata-rata hasil UN 9,14.
Pencapaian ini adalah yang terbaik dalam
sepanjang sejarah,” ungkap Kunadi, Kepala SMP
Negeri 1 Kota Magelang, Sabtu (1/6/2013).
Menurutnya, tahun ajaran lalu, sekolah tersebut
hanya dapat mencapai peringkat 6 nasional.
Padahal, kata Kunadi, tahun ajaran ini tingkat
kesulitan soal-soal lebih tinggi dibanding tahun
lalu. Ditambah lagi dengan sistem 20 paket soal
yang berbeda tiap kelas. Sementara itu, tahun lalu
hanya 5 paket soal berbeda tiap ruang.
Kunadi menyebutkan, dari 162 siswa peserta UN,
sebanyak 71 di antaranya meraih nilai 10 untuk
mata pelajaran matematika, kemudian dua siswa
nilai 10 untuk Bahasa Inggris, dan tiga siswa
meraih nilai 10 untuk IPA.
“Pencapaian ini adalah hasil kerja keras kami,
bukan hanya para siswa akan tetapi adanya
sinergitas antara siswa, tim guru, karyawan,
komite, dan juga orangtua wali murid,” tuturnya.
Untuk dapat meraih prestasi tersebut, Kunadi
mengakui, memang harus ada strategi antara lain
selalu menerapkan profesionalitas guru, utamanya
guru yang mengampu mata pelajaran yang di-UN-
kan. Selain itu, pihaknya juga senantiasa
menekankan pada proses dan kualitas
pembelajaran pada siswa.
“Meski status sekolah kami sudah tidak Rintisan
Sekolah Berstandar Internasional (RSBI) lagi sejak
Januari lalu, tapi kami tetap optimistis, bekerja
keras dan tetap mepertahankan prestasi belajar
anak didik kami,” tuturnya.
Wakil Kepala SMP Negeri 1 Kota Magelang Sri
Endah Cahyani menambahkan, untuk memacu
prestasi siswa, pihak sekolah sudah menerapkan
disiplin sejak mulai masuk kelas IX. Siswa sudah
diwajibkan mengikuti pendalaman materi atau
biasa disebut jam ke-0 (pukul 06.00 – 07.00
WIB).
“Pada jam tersebut mereka harus mengerjakan
soal-soal ujian tahun-tahun sebelumnya.
Kemudian dibahas bersama guru mata pelajaran
yang bersangkutan. Setiap sebulan sekali siswa
juga wajib mengikuti tes kompetisi. Di sini siswa
menjadi terbiasa mengerjakan soal-soal dan
berkompetisi secara sehat,” jelasnya.
Selain latihan soal secara intensif, pihaknya juga
melatih siswa untuk disiplin dalam berdoa. Setiap
hari siswa-siswa yang beragama Islam dianjurkan
untuk menjalankan shalat dhuha berjemaah di
masjid sekolah. Demikian pula bagi yang non-
muslim, juga disediakan waktu khusus untuk
berdoa di sekolah.
Yang lebih penting pula, kata Sri, pihak guru juga
senantiasa menerapkan sikap jujur dan mandiri.
Hampir setiap ujian sekolah maupun ujian
nasional, guru-guru tidak pernah melakukan
pengawasan yang berlebihan.
“Ini kami terapkan untuk melatih kejujuran dan
percaya diri anak-anak. Jika kami para guru
sudah terlalu ketat dalam pengawasan, misalnya
keliling kelas memperhatikan siswa satu persatu
justru membuat anak takut dan merasa tidak
diberi kepercayaan,” pungkasnya.
Sekolah yang terletak di Jalan Pahlawan Kota
Magelang ini memang dikenal dengan sekolah
unggulan terbaik di Kota Magelang. Ribuan
prestasi telah ditorehkan oleh siswa-siswa dan
para guru sekolah ini. Tidak hanya prestasi
akademik tapi juga nonakademik, baik tingkat
kota/kabupaten, provinsi, nasional bahkan
Internasional.
Untuk bisa masuk di sekolah ini pun, calon siswa
harus mengikut beberapa tahapan seleksi. Antara
lain harus mengikuti tes tulis khusus yang
diselenggarakan sekolah. Kemudian hasil tes
tersebut akan ditambah dengan rata-rata nilai
SD.

Be Sociable, Share!

About admin